Postingan

yang me(layu)

Gambar
        dia yang mulai lelah menyimpan angan kosongnya tentang dirimu. dia telah kalah dan menyerah.   sudahlah. dia terluka oleh pesonamu. pergilah. menghilang. dia harus berdiri memungut jiwanya merekahkan kembali senyumnya. dan membiarkan dirimu memudar. tak lagi berpijar. kau bunga di hatinya. dan kau mulai layu. -D-

Lintang Alihan : Kembali (bagian 1)

2015 Kini aku tak perlu lagi memburu apa yang disebut orang sebagai kebahagiaan. Disinilah ia berada saat ini bersamaku, di suatu tempat yang biasa kusebut rumah. Sepotong kue lapis dan secangkir teh hangat pun semakin melengkapi definisi kata itu. Bukankah setiap orang berhak berkata kalau mereka bahagia? Tetapi apakah mereka benar-benar bahagia? Ya, kebahagiaan memang bisa diekspresikan dan ekspresi seseorang diharapkan membentuk persepsi yang sama bagi orang lain, persepsi kalau orang yang dipandang itu memang benar-benar bahagia. Yang jelas, bahagia adalah masalah rasa. Terserah ia harus diekspresikan atau tidak. Bahagia merupakan hal yang relatif, bahagiaku belum tentu bahagiamu dan sebaliknya. Entah aku harus berkata apa lagi. Mereka akhirnya disini setelah sekian lama tak bertemu. Melepas rindu yang tiada habisnya, meluapkan tawa yang tak henti-hentinya, yang hampir menghilang selamanya. Kubiarkan kepalaku bersenandung ria. Rasa syukur ini karena bersamamu juga susah dilu...

Putih.

Sayup suara hati. Kalah dengan gemuruh kepala. Yakin dalam ketidakyakinan. Seperti putih dalam lautan abu-abu. Tak terlihat. Dan sesak ini tak kunjung hilang. Masih mengendap. Tak beranjak. Dalam diam yang berkecamuk. Pengecut bila ingin mengulang lagi. Ketika semua menganggap baik-baik saja. Tapi tak ada yang pasti dalam sebuah kerelatifan. Dan tak kubiarkan harapan itu direnggut begitu saja. Berbisik dalam setiap doa adalah jalan terbaik. Lalu biarkan ia pergi jauh-jauh. -D-

Sederhana.

Apa yang sederhana? Entahlah, mungkin keinginanku. Aku. Ingin. Pulang. Sekali lagi. Aku. Ingin. Pulang. Perlu kuulang lagi? Tak usah. Sekuat-kuatnya seseorang menahan rindu, suatu saat ia pun tak kan bisa mengelak darinya. 'Cause they say home is where your heart is set in stone Is where you go when you're alone Is where you go to rest your bones It's not just where you lay your head It's not just where you make your bed As long as we're together, does it matter where we go? Home home home home (Home-Gabrielle Aplin) Aku sedang merindu. Merindu pada mereka yang selalu tulus menyayangiku. Aku rindu memandang langit timur di pagi hari sambil mendengar burung-burung berkicau merdu. Aku rindu memandang langit malam, menatap bintang-bintang bertaburan, dan berharap menemukan Sirius diantara mereka. Hah, Mustahil. Bima Sakti pun aku tak kenal. Aku rindu pada air. Sudahlah, aku tak ingin membahas ini. Aku rindu melihat anak-anak kecil berlalu lalan...

Kepada Malam

Malam...... Pernahkah kau merasa sangat beruntung? Ya, amat beruntung. Aku selalu iri padamu. Kau mendapatkan semuanya, dengan tak pernah meminta. Betapa banyak bintang bertaburan yang selalu menemanimu, menghiburmu dengan sinarnya. Sekali lagi, dengan tanpa kau minta.  Tak pernah mereka berkata lelah, apalagi berpikir untuk meninggalkanmu. Tidak terbersit sekalipun. Lagi. Ada bulan. Hanya satu, tidak sebanyak bintang, tetapi mampu memberi kehangatan dan kedamaian. Sinarnya yang remang-remang selalu memesona setiap orang. Dia mampu menghidupkanmu, memberi ketenteraman batin, tanpa kau minta. Terkadang parade hujan juga turun untukmu. Membelah sunyi dan mengusik setiap keheningan yang biasa tercipta. Dia bukan musuh, tetapi anugerah. Anugerah Tuhan agar hidupmu tak terasa hambar. Apakah kau memintanya? Aku iri, benar-benar iri padamu. Bagaimana bisa kau memiliki semua itu dengan tanpa meminta? Ya, aku tahu kau pun tak pernah menuntut. Tidak sepertiku. Apakah Tuhan lebih m...

The Best Day

Gambar
I'm five years old It's getting cold I've got my big coat on             Tentangku dan seseorang. Jangan buka kartu. Biarkan aku yang memulainya. Ini tentang waktu, lagi . I hear your laugh And look up smiling at you I run and run             Masa kecil, tiga belas tahun yang lalu. Ketika aku mengenal hujan, dingin . Ketika kakiku mulai mengenal laju, tak pernah lelah . I don't know why all the trees change in the fall             Aku hanyalah makhluk kecil penuh tanya, namun seorang pun tak mau menjawab. Temukanlah jawabannya sendiri . Ya, biarkan waktu mengambil bagiannya. I know you're not scared of anything at all Tak takut apapun. Siapapun. Dimanapun. I'm thirteen now And don't know how my friends Could be so mean             Tiga ...

Ini Sajakku

Kubuat sajak ini biasa-biasa saja Biar orang tak terpukau dibuatnya Kubuat sajak ini biasa-biasa saja Biar orang tak bingung dibuatnya Kubuat sajak ini biasa-biasa saja Karena aku ingin bercerita Kubuat sajak ini biasa-biasa saja Agar ceritaku tersampaikan Kubuat sajak ini biasa-biasa saja Karena ceritaku sedikit rumit Kubuat sajak ini biasa-biasa saja Karena ku tak mampu bercerita panjang lebar Kubuat sajak ini biasa-biasa saja Karena orang biasa yang membuatnya Kubuat sajak ini biasa-biasa saja Karena sudah tak punya kata-kata lagi Kubuat sajak ini biasa-biasa saja Karena pada intinya ini belum berakhir Kubuat sajak ini biasa-biasa saja Karena pada intinya ini akan berakhir Kubuat sajak ini biasa-biasa saja Karena pada intinya ini hampir berakhir Kubuat sajak ini biasa-biasa saja Karena pada intinya ini tidak berinti Kubuat sajak ini biasa-biasa saja Karena aku ingin kau bertanya kapan ini berakhir Kubuat sajak ini biasa-biasa s...