Postingan

WISTJAH : Untaian Cerita (Edisi 2)

Gambar
Dreng! Dereng… dereng dendeng! Nanti makan dendeng celeng! Si Pak Kopral muka bopeng! Si Mbok Kopral kulit srundeng ! Dreng! nDereng-dereng Dendeng! (Y.B. Mangunwijaya)                  *** Seperti kutipan diatas, kali ini akan dibahas makanan, supplier makanan tepatnya. Apa itu?? Voila, this is it!! Selama 2 tahun lebih Warung Makan Cahaya   setia menemani Wisma Tjahaja. Nama keduanya pun sama ‘Cahaya’ dan ‘Tjahaja’, hanya dalam versi berbeda, yang satu modern yang satu   vintage alias jadul. Anak-anak Wistjah biasanya delivery order by phone , memang ‘ nggaya banget’ , dan makanan diantar by bicycle . Kenapa memilih WM Cahaya??               Sumber :  http://siwi.blogdetik.com/2012/09/17/makan-makan-di-cahaya/ Hmmmm… sebenarnya kasihan kalau melihat bapak-bapak yang mengantar, apalagi kalau sedang hujan. Bapak itu tetap rela mengantarkan makanan untu...

Time Flies

Gambar
“Time flies, it’s up to you to be the navigator “ -Robert Orben- Saat ini kamu berdiri memandang gelapnya malam yang bertabur bintang di langit. Sendirian. Sepi dan sunyi. Katakan saja kamu tidak ingin diganggu orang lain. Kamu ingin berkendara ke masa lalumu dengan memandang bintang. Anggap bintang itu tujuanmu, masa lalumu. Kamu butuh kendaraan untuk sampai disana. Maka, ingatan adalah jawabannya. Ia mampu membawamu menjelajah masa lalu, meniti setiap kenangan yang ditinggalkannya. Kamu melaju dan terus melaju. Akhirnya,  ingatan menghentikanmu di suatu tempat yang begitu kau kenal, sudah menua tapi tak kehilangan lembaran kenangannya.  Kamu melihat dirimu memakai seragam putih merah memasuki sekolahmu yang dahulu. Kamu mengekor dibelakangnya. Ternyata ia sedang belajar matematika di kelas.  Kamu menyadari, waktu itu kamu berumur 8 tahun. Kamu menunggu hingga sekolah selesai dan kamu terus mengikuti dirimu yang berumur 8 tahun itu. Ia berjalan menuju rumah...

WISTJAH : Untaian Cerita (Edisi 1)

Dia, Sang Pengatur

Gambar
KRRRIIIIIINGGG!!! Jam b ekerku berbunyi, aku segera beranjak dari tempat tidur. Seperti biasa aku harus sekolah. Tepat pukul 06.30 WIB aku berangkat. Berjalan menyusuri jalan licin setengah berlumpur yang mengharuskanku melepas sepatu. Deretan pohon-pohon besar tua yang rimbun berada disisi kanan kiri jalan itu membentuk kanopi yang menghalangi datangnya sinar matahari. Bisa dibayangkan bagaimana suasananya? Ya, terasa menegangkan dan agak gelap sebenarnya, apalagi aku sendirian. Tidak banyak orang lewat sini tetapi ini jalan terdekat ke SMA bagi anak-anak yang tidak punya kendaraan. Aku tidak berani jika harus lewat daerah ini malam-malam. Sebenarnya, ada seorang temanku yang biasanya menemaniku berangkat ke sekolah, namanya Gio tetapi hari ini ia izin. Sakit katanya. Aku terus berjalan hingga akhirnya sampai pada sebuah pertigaan. Jalan menuju sekolahku ke arah kanan, tetapi entah kenapa hari ini aku sangat penasaran dengan jalan yang ke arah kiri. Jalan itu terlarang. Kata p...

'pottermore.com' Satu Situs, Berjuta Fantasi

Yaa... Buat para potterhead (penggemar Harry Potter) tentunya sudah tidak asing dengan situs ini. Situs dengan berjuta fantasi yang ditawarkannya sebagai obat rindu pada serial Harry Potter ini menawarkan berbagai fitur menarik untuk dijelajahi. Bagaimana tidak? Kita seolah-olah menjadi pelaku dalam cerita Harry Potter 1 sampai 7!! Bayangkan betapa serunya!! Langkah pertama yang harus dilakukkan adalah daftar (haha pasti). Setelah itu kita akan mendapatkan username untuk log in dan untuk terus bermain (add me : Castlesword3296). Inilah awal dari permainannya... Kita akan diberi pertanyaan oleh topi hitam tua runcing (lupa namanya) untuk menentukan dimana asrama kita nanti. Hmm.. Aku termasuk Hufflepuff. Sedih awalnya karena menurutku penghuni Hufflepuff adalah orang buangan, tidak punya kemampuan apapun, bukan pemberani seperti Gryffindor, tidak jenius seperti Ravenclaw, dan tidak berdarah murni seperti Slytherin. Hufflepuff hanya bisa mengunggulkan loyalitas, ketulusan, da...

The Story Of Thumbelina

Gambar
Did you know Thumbelina? Thumbelina is a classic fairytale by Hans Christian Andersen . Here is the story... Once upon a time . . . there lived a woman who had no children. She dreamed of having a little girl, but time went by, and her dream never came true. She then went to visit a witch, who gave her a magic grain of barley. She planted it in a flower pot. And the very next day, the grain had turned into a lovely flower, rather like a tulip. The woman softly kissed its half-shut petals. And as though by magic, the flower opened in full blossom. Inside sat a tiny girl, no bigger than a thumb. The woman called her Thumbelina. For a bed she had a walnut shell, violet petals for her mattress and a rose petal blanket. In the daytime, she played in a tulip petal boat, floating on a plate of water. Using two horse hairs as oars, Thumbelina sailed around her little lake, singing and singing in a gentle sweet voice. Then one night, as she lay fast asleep in her walnut shel...

PERBEDAAN ANTARA PARAGRAF NARASI, EKSPOSISI, DAN DESKRIPSI

1.   Narasi Narasi  adalah salah satu jenis pengembangan   paragraf  dalam sebuah  tulisan   yang rangkaian peristiwa dari waktu ke waktu dijabarkan dengan urutan awal, tengah, dan akhir. Jenis-jenis narasi Narasi informatif Narasi ekspositorik adalah narasi yang memiliki sasaran penyampaian informasi secara tepat tentang suatu peristiwa dengan tujuan memperluas pengetahuan orang tentang kisah seseorang. Dalam narasi ekspositorik, penulis menceritakan suatu peristiwa berdasarkan data yang sebenarnya. Pelaku yang ditonjolkan biasanya, satu orang. Pelaku diceritakan mulai dari kecil sampai saat ini atau sampai terakhir dalam kehidupannya. Karangan narasi ini diwarnai oleh eksposisi, maka ketentuan eksposisi juga berlaku pada penulisan narasi ekspositprik. Ketentuan ini berkaitan dengan penggunaan bahasa yang logis, berdasarkan fakta yang ada, tidak memasukan unsursugestif atau bersifat objektif. Narasi artistik Narasi sugestif adalah...